Senin,
Selamat Malam, Selamat Datang di Situs PNPM Perdesaan Aceh PNPM Tarik Fasilitator SimeulueTengahKasus Korupsi PNPM Rp 1,1 M Dibahas di DewanTersangka Penggelapan Dana SPP PNPM DitahanAceh Kembali Terima Sikompak AwardPENGUMUMAN: HASIL SELEKSI FK, FT, DAN AFK 2014PEMANGGILAN: SELEKSI CALON FASKAB PPUGALERI FOTO: Seleksi Aktif Calon Fasilitator PNPM Aceh 2014PEMANGGILAN SELEKSI 2014Perempuan Simeulue Juga Sanggup Di AtasPahlawan Kecamatan TerpencilOret-oret Aplikasi Safeguard Berbuntut SuksesINFO PENTING: PENUNDAAN TEST CALON FTLOWONGAN: FASILITATOR KABUPATEN PERGULIRAN DAN PENGEMBANGAN USAHAPNPM MPd Aceh Besar Berbagi SuprlusLOWONGAN FT TAHUN 2014Tahun 2014 BLM Aceh Rp 426,4 MHASIL SELEKSI AFKHASIL SELEKSI FT TAHAP IIPemanggilan Tes Seleksi Aktif Calon FT dan AFKLOKASI TUGAS FT BARU TAHAP ILOWONGAN KERJA FASILITATOR TEKNIK (II)PENGUMUMAN PELATIHAN PRATUGAS FTSi Kompak PNPM MPd-BKPG untuk GayoPENGUMUMAN PELATIHAN PRA TUGAS MANDIRI FKUPK Kluet Utara Terbaik NasionalMenyiasati Elevasi Menjamin Warga Dapatkan Air SehatKunanti Anakku Bisa BersekolahHelaan Nafas Lega MuzakirCalon FK/FT Lulus TesUPK Aceh Gelar PameranDaftar Nama Peserta Seleksi Calon FK/FTKapolres Agara dan Faskab Sepakat Teken MoUTamita Raih PNPM MPd AwardRMC I Aceh Seleksi Calon Faskab dan FaskeuLOWONGAN KERJA FASILITATOR TEKNIK KECAMATANMoU BKPG DitandatanganiKESEMPATAN PROMOSI FASILITATOR KECAMATANPeusijuek, Partisipatif Berbasis Kearifan LokalSegarnya Air Pegunungan Kini Merambah Hingga RumahDana BKPG 2013 Rp 452,4 M Bantuan Dana dan Semangat Kebersamaan Sejahterakan LiliepJalan Lebar Rezeki Pun LancarRealisasi PNPM Aceh Barat 80 PersenKlik... Air Mengalir Deras ke Rumah Warga80 Anggota SPP DilatihMinum Kopi Susu? Itu Dulu...Rindu Mutiara Putih di Tugu Pendaratan JepangTarmizi Karim: Pemerintah dan Rakyat Harus Bisa Bekerja SamaPenilep Dana PNPM MPd Pasti DiprosesRp 3,3 M Dana PNPM MPd DiselewengkanRp 1 Miliar Dana Perempuan Diduga DiselewengkanPengawasan Peran Semua PihakKapolres Aceh Tengah Masih DalamiPolisi Dalami Kasus Penggelapan Dana PNPM Silih NaraRBM Aceh Besar Latih Masyarakat Menjadi JurnalisPNPM MPd Diakui Sebagai Program PercontohanPNPM MPd Program Berbasis MasyarakatDana PNPM-BKPG Rp 788 Juta DiselewengkanTahun 2013 Program BKPG BerlanjutDirjend PMD Resmikan Fasilitas DesaEfektivitas Hadirkan Hasil OptimalMenghadirkan Perempuan Tulang Punggung KeluargaBPM-PNPM Mandiri Perdesaan Gelar Jambore UPK446 RTM Terima Surplus SPP Aceh BesarDirjend PMD Kemendagri Kunjungi AcehPNPM MPd Aceh Tangani Pengaduan Masyarakat

Rp 3,3 M Dana PNPM MPd Diselewengkan
Diposting : Rabu, 13 Februari 2013 - 13:43:09 WIB | Dilihat : 285 kali




BANDA ACEH | Sebanyak lebih dari Rp 3,3 miliar dana yang digulirkan melalui beragam kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Aceh diselewengkan. Konsultan, kelompok masyarakat, geuchik hingga camat terlibat.

Koordinator Propinsi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) RMC 1-Aceh, Rusli Mohammad Ali menyebutkan total anggaran yang diselewengkan mencapai Rp 3.376.420.600 berlangsung sejak tahun 2010 hingga Agustus 2012. Berlangsung di 18 kabupaten se-Aceh yang menjadi wilayah kerja PNPM MPd; Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Bireun, Aceh Utara, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Nagan Raya, Aceh Jaya, Bener Meriah dan Pidie Jaya.

"Kami menyesalkan penyelewengan ini terjadi. Apalagi, 23 persen melibatkan para konsultan, 17 persen UPK, kelompok 16 persen, lain-lain 15 persen dan TPK 14 persen," terang Rusli Mohammad Ali sembari menyebutkan masih terdapat pelaku lainnya yang juga terlibat. Seperti halnya camat dan KPMD dengan total keterlibatan di bawah 8 persen.

Lanjut Rusli, dana yang diselewengkan tersebut merupakan dana yang dialokasikan bagi kegiatan pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat. Sebagai bagian dari program percepatan pengentasan kemiskinan yang digulirkan berupa dana perguliran PNPM, BLM/DOK, PNPM Perdesaan, BKPG dan PPK IIIB.

Meski demikian, pasca diterimanya laporan soal adanya penyelewengan anggaran tersebut, Spesialis Penanganan Pengaduan Masalah (SP2M) PNPM MPd RMC-1 Aceh, Jafar Hanafi menambahkan Tim SP2M telah melakukan beragam upaya penyelesaian. Tercatat, hingga 31 Agustus 2012 terdapat 165 masalah yang 72 persen di antaranya atau 118 masalah telah dinyatakan selesai. Sementara 28 persen atau 47 masalah sisanya hingga kini masih terus diproses.

"Dari proses yang dilakukan Tim SP2M sejumlah dana yang diselewengkan telah dapat dikembalikan," tegas Jafar Hanafi. Diakui, upaya yang ditempuh untuk penyelesaian masalah ini berupa melaporkan pada pihak kepolisian, setelah sebelumnya dilakukan komunikasi intensif terhadap oknum-oknum yang terlibat.

Jafar Hanafi merinci, dari total Rp 3.376.420.600 dana yang diselewengkan, sebanyak Rp 636.105.800 berhasil dikembalikan. Sehingga masih terdapat sisa dana Rp 2.740.314.800 lainnya yang hingga kini masih terus diupayakan pengembaliannya. Seperti halnya melalui upaya mencicil oleh oknum yang terlibat. Meski untuk beberapa penyelewengan, oknum terlibat telah melarikan diri.

Dari 18 kabupaten yang menjadi wilayah kerja PNPM MPd, Aceh Tamiang menjadi kabupaten dengan tingkat penyelewengan tertinggi, mencapai Rp 866.399.600. Dengan total anggaran yang telah dikembalikan Rp 100 juta dan masih tersisa Rp 766.399.600 anggaran yang belum dikembalikan.

Di Aceh Tamiang, terpidana Aswandi yang merupakan Mantan Ketua UPK Kecamatan Bendahara terbukti membentuk sejumlah kelompok fiktif sejak tahun 2008 hingga 2010. Anggaran Rp 784.810.300 telah dikucurkan. Terpidana yang sama juga terbukti menyalahgunakan pengembalian Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Rp 53.028.800, serta tidak sesuai SPK Rp 28.560.500. Karena perbuatannya, Aswandi divonis 5 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Banda Aceh dan wajib membayar uang pengganti Rp 766.399.600.

Penyelewengan anggaran terbesar lainnya terjadi di Kabupaten Aceh Tengah, mencapai Rp 788 juta. Di kabupaten ini penyelewengan anggaran melibatkan WGP, Fasilitator Kecamatan Silih Nara yang menarik dana BKPG tahun anggaran 2010 sebesar Rp 220 juta dari 10 desa dan disimpan di rekening pribadi dan mempergunakannya untuk kepentingan pribadi dan tidak dikembalikan. Polres Aceh Tengah telah memeriksa Lailan, Fasilitator Keuangan di kabupaten tersebut.

WGP juga terlibat dalam penyelewengan dana fisik BLM tahun 2008 dengan menarik seluruh anggaran namun tidak disalurkan ke Desa Sembelit Mutiara, sementara pekerjaan telah selesai. Termasuk penyelewengan dana BLM 2008 Rp 10 juta milik Desa Jerata untuk kegiatan fisik dan pembentukan kelompok fiktif di 8 desa dalam wilayah Kecamatan Silih Nara sejak 2008 hingga 2009 dan telah menarik dana dari UPK.

Di Aceh Selatan penyelewengan anggaran mencapai Rp 625.406.000, melibatkan berbagai pihak. Seperti halnya di Kecamatan Sawang, Pengurus UPK Lhok Pawoh melakukan mark up pelaporan kegiatan pengerasan jalan sepanjang 800 meter. Dari hasil audit Financial Microfinance Specialist (FMS), realisasi anggaran keseluruhan Rp 219.077.000 namun dilaporkan oleh pengurs TPK kepada UPK Sawang Rp 226.762.000. Sehingga terdapat selisih lebih Rp 7.685.000. Temuan ini sudah direkomendasikan untuk dilanjutkan, tapi hingga akhir Juni 2012 lalu belum juga terlihat hasil tindak lanjutnya.

Di Kecamatan Labuhan Haji Tengah Baru, Aceh Selatan, ketua UPK RA mengambil dan tidak menyetorkan pengembalian dana 3 kelompok yang nilainya mencapai Rp 30.615.000. Berdasarkan temuan ini, akhirnya yang bersangkutan bersedia mencicil dana yang telah disalahgunakan hingga Rp 23.800.000 hingga 4 Juli 2012. Sehingga masih tersisa Rp 6.815.000 yang belum dikembalikan.

Bahkan seorang Geuchik Gampong Kota Palak Kecamatan Labuhan Haji juga terlibat dalam penyelewengan dana SPP. Dengan modus meminta kelompok-kelompok dan tidak menyetorkannya ke UPK Labuhan Haji. Bersama Ketua BKAD keduanya menyelewengkan anggaran masing-masing Rp 12.151.200 dan Rp 12.942.000 yang merupakan Dana Perguliran PNPM 2011. Kepala BKAD telah mengembalikan dana Rp 8 juta sedangkan geuchik gampong belum mengembalikan sedikitpun.

sumber: rilis September 2012
kartun: internet


Berita Lainnya


Komentar

 


CHATBOX PNPM
  • Supriadi 22 Agustus 2014-23:33:40
    Assalam...kapan ada buka lowongan FK lagi...?
  • Barona 22 Agustus 2014-16:15:22
    ass... Kpan Penerimaan FK/Afk Untuk Program PNPM-MPd dan BKPG.. Trimks

  • IEC Aceh 20 Agustus 2014-21:54:28
    hasil seleksi calon F-PPU msh nunggu keputusan Ditjend PMD Kemendagri untuk diumumkan. terimakaish
  • edi 20 Agustus 2014-18:56:05
    Ass. Pak kapan FT yang uda lulus seleksi Di Tempatkan n Kapan SPT ya KEluar Tlg Info nya Pak.
  • M. Rizal 07 Agustus 2014-14:00:24
    halo......kpn ya pengumuman hasil seleksi faskab PPU?
  • Muksalmina 04 Agustus 2014-10:34:15
    Assalamua'laikum
    Kapan pengumuman penempatan FT baru 2014.
  • Sagita 21 Juli 2014-02:16:03
    kapan pengumuman penempatan tugas ft baru yang lewat bulan 5 kemaren?
  • FAISALAMIR 07 Juli 2014-00:32:30
    APAKAH LOWONGAN DI PNPM ACEH MASIH DIBUKA? TQ
  • zulfikar 03 Juli 2014-00:08:54
    Asalam mualaikum
    yth. RMC Kapan pemanggilan tugas yang lewat kemarin tahun 2014

  • azwan 19 Juni 2014-20:06:16
    kapan penerimaan untuk formasi kecamatan nya admin??

Nama
Email
Pesan
 
 (Masukkan 6 kode diatas)


Kalender
September, 2014
MingSenSelRab KamJumSab
  123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    


Statistik Pengunjung

Pengunjung hari ini : 81
Total pengunjung : 36499

Hits hari ini : 328
Total Hits : 113694

Pengunjung Online: 1